Rimbun dengan segala akar buritanKu sentuh sejuk embun dengan kinanti
Berganti gelap berganti secercah mentari
Kini aku melihat langit dengan hati mampat
Melihat matahari dengan dada serupa tersumbat
Namun hanya tatapan kosong
Sekosong lumbung di tepi ladang
Berharap keangkuhan beganti keelokan
Berharap paras elok berganti kesenduan
puisinya bagus,saya menemukan bahasa baru.kaya saya perlu belajar banyak dengan anda.
BalasHapusjika berkenan kunjungi http://renungan-perkata.blogspot.com/
salam
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus