apakah masih kau ingat,
bagaimana caramu menggenggam erat tangan ini..?
mengajakku bersamamu dalam kegundahan rasa..
terbang melayang kedalam jiwa yang penuh hampa..
tanpa udara tanpa nyawa..
dulu kau menuntunku dengan bijaksana..
mengajakku ke telaga biru nan indah bak permata..
banyak gemilang, sinaran cinta pun nampak benderang..
hanya sementarakah..?
atau memang kau buat sesingkat mungkin..?
bisikmu menggelayutiku dalam kegalauan..
romansa yang terciptakanpun seakan sirna..
hingga cinta itu melebur menjadi abu..
akan hilang tertiup semilirnya angin yang melewatiku..
cintamu palsu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar